Tuesday, January 7, 2014

tekhnik relaksasi singkat untuk mend

Teknik RELAKSASI Singkat untuk Akses Supranatural

Untuk mengalami pengalaman Supranatural, Anda harus berada dalam kondisi rileks yang sesungguhnya. Anda harus merendahkan fekuensi otak Anda, dari beta … yaitu kondisi otak normal saat kita terjaga, yang bisa berpikir rasional, memberikan penjelasan dengan logika, menyelesaikan masalah dengan konkret, dan melaksanakan tugas sehari-hari. Saat kita ingin memunculkan gelombang alfa, kitab hanya perlu menutup mata beberapa saat. Setiap Anda memejamkan mata, otak Anda memancarkan gelombang alfa. Tetapi, untuk memunculkan pengalaman Supranatural atau Supernormal, gelombang alfa ini harus dalam periode yang LEBIH LAMA, yaitu saat Anda dalam kondisi rileks, terjaga, dan sensitif.

Gelombang alfa ini muncul saat Anda melamun, berfantasi, dan bervisualisasi. Gelombang ini juga disertai kewaspadaan objektif, dan suatu pikiran yang mau menerima. Mereka dapat dimunculkan melalui hipnosis, meditasi, dan relaksasi. Untuk mengalami peristiwa Supranatural, Anda perlu berada pada gelombang alfa atau gelombang theta.

Gelombang theta ini terdapat pada anak-anak, dan orang dewasa saat melakukan kreativitas tertentu, pengalaman yang sangat emosional, atau kondisi bawah sadar. Ketika gelombang ini mendominasi, sensasi rasa sakit akan mereda. Karena itu, mengapa para ahli yoga, yang belajar untk memunculkan kondisi ini, dapat berbaring di atas tempat tidur paku, atau menahan rasa sakit tusukan benda tajam.

Sedangkan gelombang delta,, muncul saat kita tidur pulas. Gelombang ini muncul ketika otak anda yang lain “tidur”, sehingga tidur membuat tubuh Anda menjadi segar. Gelombang ini juga dapat muncul saat Anda terjaga, berkombinasi dengan gelombang yang lain. Gelombang ini seperti radar yang mencari dan menerima informasi pada tingkat insting.

Untuk mengakses kemampuan intuisi, Anda perlu belajar meningkatkan kemampuan Anda bergerak dalam gelombang alfa atau theta, dan mempertahankannya selama Anda inginkan, tanpa tertidur. Berbagai studi telah membuktikan, bahwa mengendalikan aktivitas gelombang otak adalah hal yang mungkin, sehingga Anda dapat belajar mengontrol dan merendahkan frekuensinya. Dan, bagaimana Anda melakukkannya? Kebanyakan dengan belajar bagaimana untk rileks sesuai perintah dan bervisualisasi.

Telah diketahui, bahwa otot akan lebih rileks jika Anda menegangkannya terlebih dulu. Berikut ini, saya jelaskan kepada Anda, latihan relaksasi yang telah terbukti kebenarannya:

Berbaring dengan nyaman, dan pejamkan mata Anda. Mulailah dengan menghirup nafas, menegangkan satu kaki, dan angkat beberapa senti di atas tanah. Tahan beberapa detik, dan letakkan kembali di lantai, bersamaan dengan menghembuskan nafas. Lakukan hal sama dengan kaki satunya.
Tarik nafas dalam, dan tegangkan otot satu tangan, serta angkatlah sedikit. Tahan beberapa detik, lalu letakkan kembali sambil menghembuskan nafas. Lakukan hal sama dengan tangan satunya.
Hirup nafas dalam-dalam, dan kerutkan otot pantat, dan panggul sekuat mungkin, naikkan ke atas beberapa senti. Tahan beberapa detik, lalu jatuhkan kembali sambil menghembuskan nafas.
Tarik nafas dalam, dan gembungkan perut Anda seperti balon. Tahan beberapa saat, dan rilekskan kembali perut sambil menghembuskan nafas.
Hirup nafas dalam-dalam sambil mengembangkan rongga dada Anda. Tahan beberapa saat, lalu rilekskan sambil menghembuskan nafas.
Tarik nafas dalam-dalam, bersamaan menarik kedua bahu Anda ke atas, lalu ke depan dada, kemudian dorong ke bawah, dan rilekskan sambil mengeluarkan nafas.
Tarik nafas dalam-dalam, dan tegangkan semua otot di wajah Anda bersamaan, termasuk kelopak mata, rahang, dan mulut. Tahan beberapa detik, dan rileks kembali saat Anda mengeluarkan nafas.
Pusatkan perhatian Anda pada pernafasan Anda. Bernafaslah dengan diafragma Anda, bukan dada atas, atau dikenal juga dengan pernafasan perut, sehingga perlahan-lahan pernafasan Anda menjadi lebih dalam pada setiap helaan nafasnya.
Setelah Anda mempraktikkan teknik relaksasi ini beberapa kali, Anda akan mampu masuk ke dalam kondisi ini tanpa harus menegangkan dan membuat rileks otot-otot. Jika berlatih secara teratur, relaksasi dengan pernafasan ini dapat menghasilkan suatu efek ketenangan yang dalam, dan membawa Anda lebih dekat dengan pusat kondisi meditasi yang menyenangkan.

Salam Luar Biasa Prima!